Kupang, 5 Maret 2025 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar rapat exit meeting bersama Tim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT. Rapat yang berlangsung pada Rabu (5/3) di ruang rapat KPU Provinsi NTT ini membahas evaluasi pengamanan pengadaan logistik untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT pada Pilkada Serentak 2024.
Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna, menyampaikan apresiasi atas peran aktif Kejati NTT dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Pilkada Serentak 2024, khususnya dalam pengamanan pengadaan logistik pemilihan. “Kami sangat menghargai kontribusi Kejati NTT yang telah membantu memastikan proses pengadaan logistik berjalan aman dan lancar,” ujar Jemris.
Rapat exit meeting ini juga bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan dan hasil dari program PPS. Hal ini dilakukan guna mengidentifikasi kendala yang dihadapi selama proses pengamanan logistik, sehingga ke depannya dapat dilakukan mitigasi yang lebih baik.

Menutup rapat, Asisten Intelijen (Asintel) Kejati NTT sekaligus Ketua Tim PPS, Bambang Dwi Murcolono, S.H., M.H., menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan KPU Provinsi NTT kepada Kejati. “Kami berterima kasih atas kerjasama yang telah terjalin dengan baik. Semoga kolaborasi ini dapat terus ditingkatkan untuk pelaksanaan pemilihan yang lebih baik di masa mendatang,” tutur Bambang.
Dengan terlaksananya exit meeting ini, diharapkan koordinasi antara KPU Provinsi NTT dan Kejati NTT dapat semakin solid, khususnya dalam menghadapi tantangan pemilihan di masa depan.
