Wakajati NTT Tekankan Pentingnya Nilai Keimanan dalam Pembangunan Zona Integritas di BKKPN Kupang

0
"Wakajati NTT, Ikhwan Nul Hakim, S.H., memberikan pemaparan tentang pentingnya nilai keimanan dalam pembangunan zona integritas di Aula Hiu Paus, BKKPN Kupang."

"Wakajati NTT, Ikhwan Nul Hakim, S.H., memberikan pemaparan tentang pentingnya nilai keimanan dalam pembangunan zona integritas di Aula Hiu Paus, BKKPN Kupang."

Kupang – Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Nusa Tenggara Timur (NTT), Ikhwan Nul Hakim, S.H., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Internalisasi Pembangunan Zona Integritas WBK-WBBM di Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang pada Selasa, 11 Maret 2025. Acara yang digelar di Aula Hiu Paus, Kantor BKKPN Kupang, ini bertujuan untuk memperkuat integritas instansi melalui program Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Peran BKKPN Kupang dalam Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan

Dalam sambutannya, Kepala BKKPN Kupang, Imam Fauzi, mengapresiasi kehadiran Wakajati NTT sebagai narasumber. Ia juga menjelaskan peran penting BKKPN dalam pengelolaan kawasan konservasi perairan di wilayah NTT. Menurutnya, integritas dan profesionalisme pegawai menjadi kunci utama dalam menjalankan tugas-tugas konservasi yang berdampak luas bagi lingkungan dan masyarakat.

Pentingnya Nilai Keimanan dalam Membangun Integritas

Wakajati NTT, Ikhwan Nul Hakim, S.H., dalam pemaparannya menekankan pentingnya nilai-nilai keimanan dalam membangun integritas. “Keimanan sangat berkaitan erat dengan integritas seseorang. Kejujuran adalah nilai terpenting dari sembilan nilai integritas yang harus dimiliki oleh setiap pegawai yang beriman,” tegasnya.

"Kegiatan Internalisasi Pembangunan Zona Integritas WBK-WBBM di BKKPN Kupang dihadiri oleh Wakajati NTT dan Kepala BKKPN Kupang, Imam Fauzi, dalam rangka memperkuat integritas instansi."
“Kegiatan Internalisasi Pembangunan Zona Integritas WBK-WBBM di BKKPN Kupang dihadiri oleh Wakajati NTT dan Kepala BKKPN Kupang, Imam Fauzi, dalam rangka memperkuat integritas instansi.”

Ia juga mengingatkan bahwa pemimpin memiliki peran krusial sebagai teladan dalam mencapai predikat WBK dan WBBM. “Figur pemimpin adalah role model yang menentukan keberhasilan suatu instansi dalam meraih predikat WBK dan WBBM,” ujarnya.

Momentum Ramadhan untuk Memperkuat Integritas

Memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan, Wakajati NTT juga mengingatkan esensi ibadah puasa dalam membentuk karakter insan yang bertakwa. “Puasa di bulan Ramadhan adalah sarana untuk membentuk insan yang bertakwa, yang juga tercermin dalam integritas dan profesionalisme kerja,” tuturnya.

Penutupan dan Harapan ke Depan

Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan syukuran memperingati 17 tahun berdirinya BKKPN Kupang. Acara ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat komitmen integritas dan pelayanan di lingkungan BKKPN Kupang. Dengan adanya program WBK dan WBBM, diharapkan instansi ini dapat menjadi contoh bagi lembaga lain dalam mewujudkan tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Kesimpulan

Pembangunan zona integritas melalui program WBK dan WBBM di BKKPN Kupang tidak hanya membutuhkan komitmen struktural, tetapi juga nilai-nilai keimanan yang kuat. Dengan kolaborasi antara pemimpin dan pegawai, serta memanfaatkan momentum spiritual seperti Ramadhan, BKKPN Kupang berpotensi menjadi contoh dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *