Kejati NTT Luncurkan Program JAGA GURU: Perlindungan Hukum untuk Guru di NTT
Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Zet Tadung Allo, SH, MH, menyampaikan sambutan saat peluncuran program JAGA GURU di Auditorium Universitas Nusa Cendana, Kupang, di hadapan ribuan guru.
Kupang, 25 November 2024 – Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) di bawah kepemimpinan Zet Tadung Allo, SH, MH, meluncurkan program inovatif bernama JAGA GURU (Jaksa Kolega Guru). Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi tenaga pendidik. Peluncuran program berlangsung bertepatan dengan Hari Guru Nasional ke-30 dan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-79. Acara diselenggarakan di Auditorium Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang.

Program Inovatif untuk Tenaga Pendidik
Program JAGA GURU hadir sebagai solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi guru dalam menjalankan tugas. Beberapa tantangan tersebut meliputi risiko kriminalisasi, minimnya pemahaman hukum, dan perlunya perlindungan hukum yang memadai bagi guru.
Dalam sambutannya, Kajati NTT, Zet Tadung Allo, menyatakan, “Program ini dirancang untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang aman, adil, dan mendukung profesionalisme guru.”
Program ini mencakup beberapa kegiatan utama, seperti:
- Penyuluhan hukum untuk meningkatkan pemahaman guru tentang hak-hak dan kewajiban mereka.
- Konsultasi hukum gratis bagi guru yang membutuhkan pendampingan hukum.
- Sosialisasi pencegahan kriminalisasi terhadap guru.
- Portal digital JAGA GURU, yang memudahkan guru mengakses layanan hukum secara online.
Peluncuran Program yang Meriah
Acara peluncuran dihadiri lebih dari 3.000 guru dari berbagai sekolah di Kota Kupang. Selain itu, acara ini juga dihadiri pejabat penting, seperti Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTT, Pj. Walikota Kupang, Ketua PGRI Provinsi NTT, dan beberapa pejabat daerah lainnya. Peluncuran ini juga disaksikan secara daring oleh seluruh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) se-NTT.
Rangkaian acara dimulai dengan pemutaran video dokumentasi yang menjelaskan latar belakang peluncuran program. Video tutorial tentang penggunaan portal digital JAGA GURU juga ditampilkan, memberikan panduan praktis kepada guru untuk memanfaatkan layanan ini.
Maksud dan Tujuan Program JAGA GURU
Program ini memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:
- Meningkatkan kesadaran hukum di kalangan guru.
- Mencegah kriminalisasi terhadap guru.
- Mendukung guru agar dapat bekerja dengan percaya diri.
- Membangun sinergi antara dunia pendidikan dan penegakan hukum.
- Menciptakan lingkungan pendidikan yang berintegritas.
- Mengedepankan penegakan hukum yang humanis melalui pendekatan restorative justice.
Dukungan Pemerintah dan PGRI
Program ini mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah daerah dan PGRI. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTT menyampaikan, “Kami sangat mengapresiasi inisiatif Kejati NTT. Program ini memberikan rasa aman bagi para guru, sehingga mereka dapat fokus mendidik generasi penerus bangsa.”
Ketua PGRI Provinsi NTT juga menyatakan dukungannya. “Kami berharap program ini terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi tenaga pendidik di seluruh wilayah NTT.”
Penghargaan untuk Kajati NTT
Pada acara tersebut, Kajati NTT menerima empat penghargaan bergengsi. Dua penghargaan diberikan atas inisiatif program JAGA GURU dan Generasi Berprestasi dan Berintegritas. Program terakhir ini telah diterapkan di seluruh wilayah NTT sejak September 2024, berfokus pada pembinaan nilai kejujuran dan antikorupsi di sekolah.
Harapan ke Depan
Kajati NTT berharap program JAGA GURU dapat diterapkan di seluruh kabupaten dan kota di NTT. Dengan dukungan kejaksaan negeri, pemerintah daerah, dan PGRI, diharapkan seluruh guru di NTT dapat merasakan manfaat dari program ini.
Program JAGA GURU tidak hanya menjadi perlindungan hukum bagi guru, tetapi juga inspirasi bagi daerah lain untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih baik dan berintegritas.
