Kejati NTT & Asisten Pembinaan Upgrade Perpustakaan: Strategi Tingkatkan Kapasitas Intelektual Jaksa

0

Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), Zet Tadung Allo, S.H., M.H., bersama Asisten Pembinaan (Asbin), Shirley Manutede, S.H., M.Hum, melakukan kunjungan kerja ke Perpustakaan Kejati NTT pada Selasa, 18 Februari 2025. Kunjungan ini bertujuan memantau fasilitas sekaligus merancang strategi peningkatan kualitas perpustakaan sebagai pusat literasi modern untuk mendongkrak kapasitas intelektual jaksa.

Peningkatan Fasilitas & Budaya Membaca.

Dalam pemantauan langsung, Kajati Zet Tadung Allo menekankan pentingnya optimalisasi perpustakaan sebagai sarana pengembangan diri. Beliau menginstruksikan perbaikan fasilitas ruang baca dan mendorong seluruh jaksa untuk *menghabiskan minimal 1 jam per hari* di perpustakaan. “Ini langkah konkret meningkatkan wawasan dan kompetensi profesi,” ujarnya.

Kontribusi Buku oleh Jaksa: Tambah Koleksi Literasi

Untuk memperkaya koleksi, Kajati dan Asbin Shirley Manutede mengajak seluruh jaksa menyumbang *minimal 6 buku per tahun*. Kontribusi ini diharapkan memperluas variasi referensi hukum, kepemimpinan, dan teknologi, sehingga mendukung kebutuhan pembelajaran personil Kejati NTT.

Transformasi Digital Perpustakaan Kejati NTT

Selain penambahan buku, Kajati Zet Tadung Allo menyatakan rencana *digitalisasi sistem perpustakaan*. Transformasi ini memungkinkan akses literatur lebih cepat melalui katalog online, e-book, dan database terintegrasi. “Dengan teknologi, pencarian informasi jadi efisien dan akurat,” tegasnya.

Dampak bagi Kinerja Jaksa

Upgrade perpustakaan ini diharapkan menjadikan Kejati NTT sebagai *pusat informasi modern* yang mendukung kinerja jaksa. Digitalisasi tidak hanya mempermudah akses, tetapi juga mendorong budaya membaca yang berkelanjutan. “Ini investasi jangka panjang untuk SDM unggul di bidang penegakan hukum,” tambah Shirley Manutede.

Dukungan penuh pimpinan Kejati NTT dalam modernisasi perpustakaan membuktikan komitmen meningkatkan kualitas intelektual jaksa. Dengan kolaborasi seluruh personil, langkah ini diharapkan memperkuat peran Kejaksaan Tinggi NTT sebagai institusi profesional dan berbasis pengetahuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *