SILADOKKUM Kini Hadir Sebagai Media Pelayanan Dokumentasi Hukum Kejaksaan RI

0

Kepala Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri Bernadeta Maria Erna Elastiyani, S.H., M.H., memberikan Pengarahan dalam Kegiatan Pelatihan Aplikasi Sistem Layanan Dokumentasi Hukum (siladokkum.kejaksaan.go.id) pada hari Kamis (4/07/2024) sekira pukul 08.00 WIB.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan implementasi dari Instruksi Jaksa Agung Nomor 3 Tahun 2024 tentang Penggunaan Aplikasi Sistem Layanan Dokumentasi Hukum. Acara ini diikuti oleh satuan Kerja Seluruh Indonesia yang dilaksanakan secara tatap muka untuk Peserta dari Kejaksaan Agung sedangkan peserta dari Kejati dan Kejari/Cabjari dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting. Untuk Kejaksaan Tinggi NTT, diikuti oleh Kasi Penkum pada Bidang Intelijen, Anak Agung Raka Putra Dharmana, S.H., M.H., Kepala Seksi Perdata pada Bidang Datun, Eirene Margaretha Oranay, S.H.M.H. Kepala Seksi Tata Usaha Negara pada bidang Datun Sandra Marin Margaretha Salamoni, S.H., M.H. Kepala Subbagian Daskrimti dan Perpustakaan Maria Oktovia Isabela Deghe Ngewi, S.H.,M.H., sertabeberapa operator pada Bidang Intelijen, Datun dan subbagian Daskrimti dan Perpustakaan.

Sistem Layanan dan Dokumentasi Hukum (Siladokkum) ini disediakan oleh Biro Perlengkapan Kejaksaan RI sejak tahun 2023 melalui kegiatan pengadaan Smart Pelayanan Hukum dan merupakan salah satu tugas pokok pada bagian Perpustakaan dan Dokumentasi Hukum yang secara struktur tepat berada dibawah Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri Kejaksaan Agung RI.

Melalui sambutannya Bernadeta menyampaikan  bahwa dengan berkembangnya pemanfaatan dan perubahan Teknologi ini dari manual ke elektronik menjadi suatu keharusan bagi Institusi Kejaksaan untuk mendukung Pelaksanaan Tugas Biro Hukum.

Lebih lanjut, Bernadeta berharap kedepannya system ini dapat mempermudah dan memperluas terhadap akses informasi di Kejaksaan secara khusus dimulai dari internal Kejaksaan dan juga tidak tertutup kemungkinan untuk dapat diakses oleh pihak dari luar. Hal ini merupakan perwujudan dari peningkatan keterbukaan informasi terhadap publik.

Disamping itu, Siladokkum ini juga secara internal akan berfungsi sebagai basis data atau dokumentasi secara elektronik sesuai dengan ruang  lingkup yang ada. Ia berharap agar Aplikasi ini selanjutnya tidak mangkrak, tetapi informasi dan data yang ada selalu diupdate sehingga dapat diakses oleh publik.

Mengakhiri sambutannya, Bernadeta berharap agar para peserta tetap semangat dalam mengikuti kegiatan pelatihan Siladokkum ini sehingga dapat memahami apa yang disampaikan secara teknis dan dapat diterapkan dalam pelaksanaanya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis kepada para peserta  oleh Tim Teknis yang telah ditunjuk.

Untuk diketahui, dalam Aplikasi tersebut terdapat beberapa fitur seperti Sejarah Kejaksaan dan dokumentasi berupa data perkara terkini pada Bidang Pidana Khusus, Pidana Umum, Perdata dan TUN serta Koneksitas (Pidana Militer) yang nantinya dapat menjadi informasi yang terbuka bagi publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *