Pada hari Jumat tanggal 26 Juli 2024, Pukul 10.25 WITA, Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Zet Tadung Allo, S.H., M.H., beserta jajaran melakukan kunjungan di Kejaksaan Negeri Timor Tengah Selatan dan Peninjauan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Temef yang berlokasi di Desa Konbaki, Kec. Polen, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.
Rombongan kajati selanjutnya mengikuti acara Pemberian Santunan Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan Dalam Rangka Penyediaan Tanah Untuk Pembangunan Bendungan Temef Kab. TTS.
Dalam sambutannya Kajati NTT Zet Tadung Allo, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kunjugan kali ini dilakukan bukan karena adanya agenda resmi. Namun karena mendengar aspirasi Masyarakat, kami merasa perlu turun ke lapangan secara langsung untuk memahami situasi yang benar terjadi.

“Kami akan mendampingi secara langsung proyek strategis ini untuk memastikan kelancaran pembangunan dan menangani potensi permasalahan hukum. Selain itu, dimohon agar aspirasi masyarakat disampaikan dengan cara yang tidak merusak atau mengganggu proses pembangunan. Kritik yang konstruktif sangat diterima dan akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan” ujar Zet Tadung Allo, S.H., M.H.,.
Sebuah insiden terjadi Ketika rombongan Kajati NTT melanjutkan perjalanan ke Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Temef yang berlokasi di Desa Konbaki, Kec. Polen, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur untuk melakukan peninjauan. Masyarakat melakukan pemblokiran jalan dan hanya akan membuka jalan apabila bertemu Kajati NTT.

Permintaan Masyarakat ini pun di iyakan oleh Kajati NTT, akhirnya akses jalan pun dibuka dan perwakilan Masyarakat bertemu dengan Kajati NTT. Dari hasil diskusi ini, Kajati NTT Menyarankan agar pembayaran santunan diganti dengan istilah “uang kehormatan” sebagai pengakuan atas pengorbanan masyarakat yang rela pindah dari tempat tinggal yang telah ditinggali selama puluhan tahun. Hal ini pun disetujui Masyarakat dan berharap agar kejelasan terhadap Nasib mereka segera mendapatkan titik terang dari seluruh pihak terkait.
Kunjungan pun selesai pada pukul 16.50 WITA dalam keadaan tertib, aman, dan lancar. Kajati NTT beserta rombongan ke Kupang.
