Kunjungi Bendungan Temef, Kajati NTT Bantu Mediasi Dengan Masyarakat Adat Terkait Kompensasi Rangka Penyediaan Tanah Untuk Pembangunan Bendungan

Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan bangga mempersembahkan Publikasi Kinerja Tahun 2024. Laporan ini disusun sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi dalam menjalankan tugas dan fungsi penegakan hukum di wilayah Provinsi NTT sepanjang tahun 2024.

Tahun 2024 menjadi tahun yang penuh tantangan dan dinamika dalam bidang hukum. Kejaksaan Tinggi NTT tetap berkomitmen untuk menjalankan amanah konstitusi dengan mengedepankan asas keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan bagi masyarakat. Melalui berbagai program dan kebijakan, kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan hukum, memberantas korupsi, serta menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah NTT.

Publikasi ini menyajikan capaian kinerja Kejaksaan Tinggi NTT dalam berbagai aspek, termasuk penanganan perkara, pembinaan masyarakat, dan inovasi penegakan hukum. Data dan analisis yang disajikan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan acuan untuk perbaikan di masa mendatang.

Keberhasilan yang telah dicapai tidak lepas dari dukungan semua pihak, termasuk pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat NTT. Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kontribusi semua stakeholders dalam upaya penegakan hukum di wilayah NTT.

Kejaksaan Tinggi NTT menyadari masih ada tantangan dan kekurangan yang perlu diperbaiki. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan hukum demi terwujudnya keadilan dan kesejahteraan masyarakat NTT.

Publikasi ini diharapkan dapat memberikan informasi yang jelas dan bermanfaat tentang kinerja Kejaksaan Tinggi NTT tahun 2024. Kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan untuk perbaikan ke depan.

Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung penyusunan laporan ini. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkati setiap langkah kita dalam menegakkan hukum dan keadilan.

Pada hari Jumat tanggal 26 Juli 2024, Pukul 10.25 WITA, Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Zet Tadung Allo, S.H., M.H., beserta jajaran melakukan kunjungan di Kejaksaan Negeri Timor Tengah Selatan dan Peninjauan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Temef yang berlokasi di Desa Konbaki, Kec. Polen, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.

Rombongan kajati selanjutnya mengikuti acara Pemberian Santunan Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan Dalam Rangka Penyediaan Tanah Untuk Pembangunan Bendungan Temef Kab. TTS.

Dalam sambutannya Kajati NTT Zet Tadung Allo, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kunjugan kali ini dilakukan bukan karena adanya agenda resmi. Namun karena mendengar aspirasi Masyarakat, kami merasa perlu turun ke lapangan secara langsung untuk memahami situasi yang benar terjadi.

“Kami akan mendampingi secara langsung proyek strategis ini untuk memastikan kelancaran pembangunan dan menangani potensi permasalahan hukum. Selain itu, dimohon agar aspirasi masyarakat disampaikan dengan cara yang tidak merusak atau mengganggu proses pembangunan. Kritik yang konstruktif sangat diterima dan akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan” ujar Zet Tadung Allo, S.H., M.H.,.

Sebuah insiden terjadi Ketika rombongan Kajati NTT melanjutkan perjalanan ke Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Temef yang berlokasi di Desa Konbaki, Kec. Polen, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur untuk melakukan peninjauan. Masyarakat melakukan pemblokiran jalan dan hanya akan membuka jalan apabila bertemu Kajati NTT.

Permintaan Masyarakat ini pun di iyakan oleh Kajati NTT, akhirnya akses jalan pun dibuka dan perwakilan Masyarakat bertemu dengan Kajati NTT. Dari hasil diskusi ini, Kajati NTT Menyarankan agar pembayaran santunan diganti dengan istilah “uang kehormatan” sebagai pengakuan atas pengorbanan masyarakat yang rela pindah dari tempat tinggal yang telah ditinggali selama puluhan tahun. Hal ini pun disetujui Masyarakat dan berharap agar kejelasan terhadap Nasib mereka segera mendapatkan titik terang dari seluruh pihak terkait.

Kunjungan pun selesai pada pukul 16.50 WITA dalam keadaan tertib, aman, dan lancar. Kajati NTT beserta rombongan ke Kupang.