Asdatun Kejati NTT Lakukan Pemantauan Pembangunan SMA Unggul Garuda.

0

Sabtu (06/06/2026) Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur bersama Tim Jaksa Pengacara Negara (JPN) melaksanakan kegiatan pemantauan progres pekerjaan Proyek Pembangunan SMA Unggul Garuda Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berlokasi di Kelurahan Karangsiri, Kecamatan Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi Pendampingan Hukum guna memastikan pembangunan proyek strategis sektor pendidikan berjalan sesuai ketentuan, tepat waktu, serta terhindar dari berbagai potensi permasalahan hukum yang dapat menghambat pelaksanaan pekerjaan.

Dalam kesempatan tersebut, Tim JPN Kejati NTT menerima paparan dari pihak PT Nindya Karya (Persero) selaku pelaksana pekerjaan mengenai perkembangan pelaksanaan konstruksi, capaian progres fisik, kondisi lapangan, serta berbagai langkah percepatan yang tengah dilakukan. Berdasarkan data yang disampaikan, hingga akhir Mei 2026 progres fisik pekerjaan telah mencapai 48,849% atau berada di atas target rencana sebesar 47,947%, dengan deviasi positif sebesar 0,902%.

Tim Kejati NTT juga melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah bangunan yang sedang dikerjakan, antara lain gedung sekolah dan laboratorium, kantin, asrama putra dan putri, apartemen guru dan staf, perpustakaan, gedung serbaguna, student center, indoor sport hall, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya yang menjadi bagian dari kawasan SMA Unggul Garuda.

Dalam pemantauan tersebut, turut dibahas sejumlah tantangan yang masih dihadapi dalam pelaksanaan proyek, salah satunya terkait pemenuhan kebutuhan sumber air baku untuk mendukung operasional kawasan sekolah. Hingga saat ini telah dilakukan pengeboran pada lima titik berbeda, namun belum ditemukan sumber air dengan debit yang memadai untuk memenuhi kebutuhan operasional sekolah secara optimal. Terhadap kondisi tersebut, pihak pelaksana terus melakukan koordinasi dan menyiapkan alternatif solusi guna memastikan ketersediaan air pada saat sekolah mulai beroperasi.

Selain itu, disampaikan pula bahwa dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ke lokasi proyek, telah diberikan arahan agar sebagian fasilitas utama SMA Unggul Garuda dapat difungsionalkan pada tanggal 13 Juli 2026 guna mendukung dimulainya kegiatan belajar mengajar. Menindaklanjuti arahan tersebut, PT Nindya Karya (Persero) memfokuskan sumber daya dan percepatan pekerjaan pada bangunan-bangunan prioritas yang akan digunakan dalam operasional awal sekolah, khususnya gedung sekolah, kantin, serta asrama putra dan asrama putri.

Melalui kegiatan pemantauan ini, Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kelancaran pembangunan SMA Unggul Garuda melalui pelaksanaan fungsi Pendampingan Hukum secara profesional dan akuntabel, sehingga proyek strategis nasional di bidang pendidikan tersebut dapat selesai sesuai target serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan dunia pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *