Kajati NTT Zet Tadung Allo Laksanakan Program “Generasi Berprestasi dan Berintegritas” melalui Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS)

0

Kejaksaan RI., Kupang, 23 September 2024 – Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kajati NTT), Zet Tadung Allo, S.H., M.H., melaksanakan program “Generasi Berprestasi dan Berintegritas” melalui kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Program ini dilaksanakan secara serentak di 14 SMA Negeri dan Swasta di Kota Kupang, dengan Kajati NTT beserta seluruh Pejabat Utama Kejati NTT bertindak sebagai Inspektur Upacara di masing-masing sekolah.

Kajati NTT memimpin upacara di SMAN 1 Kupang, didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, S.Sos., M.M., Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kupang, Hotma Tambunan, S.H., M.H., serta Kepala Sekolah SMAN 1 Kupang, Dra. Marselina Tua, M.Si. Upacara tersebut dihadiri oleh sekitar 1.200 siswa.

Pada saat yang bersamaan, Pejabat Utama Kejati NTT lainnya bertindak sebagai Inspektur Upacara di sekolah-sekolah lain, termasuk SMAN 3 Kupang, SMAN 4 Kupang, SMAN 5 Kupang, SMAN 6 Kupang, SMAN 7 Kupang, SMAN 8 Kupang, SMAN 9 Kupang, SMAN 10 Kupang, SMAN 11 Kupang, SMAN 12 Kupang, SMA STO. Arnoldus Janssen Kupang, SMAN Keberbakatan Olahraga Flobamorata Kupang, dan SMA Kristen Citra Bangsa Mandiri Kupang dengan jumlah peserta upacara seluruhnya kurang lebih sebanyak 16.800 (enam belas ribu delapan ratus) orang.

Dalam sambutannya di SMAN 1 Kupang, Kajati NTT memperkenalkan diri sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi NTT dan menjelaskan pentingnya kegiatan Jaksa Masuk Sekolah ini sebagai kesempatan untuk memperkenalkan peran kejaksaan kepada para siswa dan guru. Ia juga menyampaikan bahwa ini adalah kegiatan kedua setelah di SMAN 2 Kupang, yang bertujuan untuk mendekatkan institusi kejaksaan kepada para pelajar sekaligus memperkenalkan 9 Nilai Integritas, yang terdiri dari:

  1. Jujur – Berbicara dan bertindak sesuai dengan kebenaran.
  2. Tanggung Jawab – Siap menerima tugas dan melaksanakannya dengan sepenuh hati.
  3. Disiplin – Mematuhi aturan dan komitmen yang telah dibuat.
  4. Kerja Keras – Berusaha maksimal meskipun menghadapi hambatan.
  5. Mandiri – Mampu bertindak tanpa bergantung pada orang lain.
  6. Sederhana – Hidup tanpa berlebihan dan bijak menggunakan sumber daya.
  7. Berani – Menghadapi tantangan dan bertindak benar meskipun berisiko.
  8. Peduli – Empati terhadap sesama dan menjaga lingkungan.
  9. Adil – Bersikap seimbang dan memberikan hak sesuai porsinya.

Kajati NTT, Zet Tadung Allo, menekankan bahwa nilai-nilai integritas ini semakin tergerus dalam masyarakat, terutama di kalangan birokrasi, sehingga korupsi sering dianggap hal yang biasa. “Korupsi adalah musuh bangsa yang harus kita lawan bersama. Jika dibiarkan, ia akan mengancam masa depan negara kita,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Kajati juga menyoroti peran penting Kejaksaan RI dalam upaya pemberantasan korupsi. Dalam lima tahun terakhir, Kejaksaan telah menjadi lembaga penegak hukum yang paling dipercaya oleh masyarakat. Namun, perjuangan melawan korupsi belum usai. Selain menindak pelanggaran hukum yang sudah terjadi, Kejaksaan juga memiliki tanggung jawab untuk mencegah regenerasi korupsi dengan membentuk generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan berintegritas.

Kajati NTT menegaskan pentingnya memulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari sebagai latihan membentuk karakter. “Hal-hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan atau mematikan lampu dan air yang tidak terpakai adalah langkah kecil yang dapat melatih kepedulian sejak dini,” ujarnya. Kajati juga menambahkan, “Koruptor adalah orang yang mengambil hak orang lain tanpa peduli. Untuk mencegah hal ini, kita harus melatih karakter sejak masa sekolah.”

Sebagai penutup, Kajati NTT mengajak semua siswa untuk bersama-sama berkomitmen dalam melakukan perubahan kecil yang dapat membawa dampak besar. Di akhir sambutannya, seluruh siswa diminta untuk bersama-sama mengucapkan komitmen:
“SAYA BERKOMITMEN, SEUMUR HIDUP, MULAI HARI INI, TIDAK MEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAN.”

Kajati NTT juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Sekolah, para guru, dan seluruh civitas akademika yang telah mendukung program ini, serta ucapan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Provinsi NTT atas dukungan penuh dalam penyelenggaraan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah ini. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam membentuk generasi yang berprestasi dan berintegritas, serta memperkuat upaya bersama dalam membangun bangsa yang bebas dari korupsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *