May Day 2025 di NTT: KSBSI Sampaikan 17 Tuntutan Buruh dalam Audiensi Damai di Mapolda
Kupang, 1 Mei 2025 – Memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2025, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Wilayah NTT menggelar audiensi damai di halaman Mapolda NTT, Kupang. Kegiatan dihadiri 80 massa buruh dan dipimpin Ketua KSBSI NTT, Daud Mboeik, serta dihadiri sejumlah pejabat tinggi, termasuk:
Kapolda NTT, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga
Wakajati NTT, Ikhwan Nul Hakim, SH
Danlantamal VII Kupang, Laksamana Pertama TNI Irwan S.P. Siagian
Danrem 1604/Wirasakti, Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes
Pj Sekda Kota Kupang, Ignasius Lega
Perwakilan Pelindo, Angkasa Pura, dan DPD RI NTT
Kapolda Apresiasi Semangat Damai Buruh
Dalam sambutannya, Kapolda NTT menyatakan:
“Kami hadir untuk mendengarkan aspirasi buruh. Semua masalah bisa diselesaikan dengan dialog terbuka dan hati tenang.”
Meli Riwu Hadjo, perwakilan buruh, menyoroti belum tuntasnya penyelesaian kasus ketenagakerjaan di NTT dan meminta gubernur serta Disnaker turun tangan.

17 Tuntutan KSBSI NTT di May Day 2025
KSBSI NTT menyampaikan 17 poin tuntutan utama, meliputi:
Pengangkatan pekerja jadi karyawan tetap, hentikan outsourcing berkepanjangan.
Tolak kriminalisasi serikat buruh dan union busting.
Upah layak & pembayaran lembur sesuai aturan.
Jaminan sosial ketenagakerjaan tanpa diskriminasi.
Penyelesaian kasus PHK dengan pembayaran upah selama proses.
Netralitas mediator Disnaker dalam sengketa buruh.
Regulasi sektoral ketenagakerjaan di tingkat provinsi/kabupaten.
(Lihat daftar lengkap 17 tuntutan dalam artikel ini.)
Penyerahan Dokumen & Komitmen Bersama
Audiensi ditutup dengan penyerahan dokumen tuntutan KSBSI kepada pihak terkait, sebagai bentuk komitmen menuju hubungan industrial yang adil.
Forkopimda NTT berjanji memfasilitasi penyampaian aspirasi buruh ke Pemprov NTT, sementara KSBSI mendorong sinergi antara buruh, pemerintah, dan pengusaha.
