Kejati NTT Kolaborasi dengan Pemprov NTT dan Pemkot Kupang : ‘Generasi Berprestasi dan Berintegritas’ Kini Jangkau 56 Sekolah di Kota Kupang
Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kajati NTT), Zet Tadung Allo, S.H., M.H., terus memperluas cakupan program unggulannya, Generasi Berprestasi dan Berintegritas, melalui kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS).
Kupang, 21 Oktober 2024 – Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kajati NTT), Zet Tadung Allo, S.H., M.H., terus mengembangkan program unggulannya, “Generasi Berprestasi dan Berintegritas,” melalui inisiatif Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Pada Senin, 21 Oktober 2024, program ini digelar di 10 sekolah menengah pertama (SMP) negeri dan swasta di Kota Kupang, termasuk UPTD SMP Negeri 7 Kupang, SMP Kristen Tunas Bangsa, dan SMP Muhammadiyah.
Dengan tambahan 10 sekolah tersebut, program JMS kini telah menjangkau 56 sekolah di Kota Kupang, melibatkan sekitar 30.000 siswa dan tenaga pendidik. Tujuan utama dari program ini adalah membangun generasi muda yang memiliki integritas tinggi dan bebas dari korupsi melalui edukasi karakter sejak dini.

Pesan Anti-Korupsi dari Kajati NTT
Kajati NTT, Zet Tadung Allo, memimpin langsung upacara di UPTD SMP Negeri 14 Kupang, yang dihadiri lebih dari 800 siswa. Dalam sambutannya, Zet Tadung Allo menekankan pentingnya integritas untuk membangun bangsa yang bebas dari korupsi. Ia juga mengingatkan bahwa korupsi masih menjadi masalah serius di Indonesia, merujuk pada data dari Indonesia Corruption Watch (ICW) tentang tingginya jumlah pejabat publik yang tersangkut kasus korupsi.
“Pendidikan tentang integritas harus dimulai sejak dini, agar kita bisa membangun generasi yang jujur dan berani melawan korupsi,” ujar Kajati NTT, menyampaikan pesan moral kepada generasi muda.
Penanaman 9 Nilai Integritas
Sebagai bagian dari program JMS, Kajati NTT juga mengajarkan 9 nilai integritas kepada siswa, termasuk jujur, tanggung jawab, disiplin, dan berani. Ia mengajak seluruh siswa untuk berkomitmen menjalani nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Kolaborasi dengan Pemprov NTT dan Pemkot Kupang
Program JMS kali ini juga didukung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT dan Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang. Kepala BP3MI NTT, Suratmi Hamida, S.Sos., memberikan sosialisasi tentang bahaya perdagangan manusia, yang menjadi perhatian serius di wilayah NTT.

Apresiasi dari Pj. Walikota Kupang
Pj. Walikota Kupang, Linus Lusi, memberikan apresiasi atas inisiatif Kejati NTT dalam mendidik generasi muda melalui nilai-nilai integritas. Ia berkomitmen untuk terus mendukung program ini sebagai langkah penting dalam membangun masa depan pendidikan di Kupang.
Dengan berlanjutnya program ini, Kejaksaan NTT berharap dapat menciptakan lebih banyak pemimpin muda yang berintegritas, berkarakter, dan siap melawan korupsi demi masa depan Indonesia yang lebih baik.
