Dukung Pencegahan Ekstremisme, Asintel Kejati NTT Ikuti FGD Sistem Deteksi Dini Kejagung
Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) secara hibrida (luring dan daring) pada hari Rabu, 12 November 2025. Kegiatan yang berlangsung secara luring di Hotel Artotel Gelora Senayan, Jakarta , dan secara daring melalui Zoom Meeting ini , merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE) Tahun 2025.
FGD ini mengusung tema “Operasionalisasi Sistem Deteksi Dini di Lingkungan Kejaksaan RI untuk Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang mengarah pada Terorisme”.
Sesuai dengan undangan yang ditujukan kepada jajaran Kejaksaan di seluruh Indonesia , kegiatan ini diikuti secara virtual oleh para Asisten Intelijen, Kasi Intelijen, dan Kacabjari. Turut hadir secara daring Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), Bambang Dwi Murcolono, S.H., M.H., beserta jajarannya
